Yupyup kali ini gue mau bahas destinasi yang bagus di Yogyakarta (Kota Kesukaan)
Daerah Istimewa Yogyakarta terletak dibagian Selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudra Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kotamadya, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan, dan 438 desa/kelurahan.Yogyakarta sering kali disebut dengan Kota Pelajar, mengapa?
Tahun 1946 – 1949, Yogyakarta merupakan ibu-kota republik indonesia. saat itu para pemimpin bangsa indonesia berkumpul dikota ini, yg juga disebut sebagai kota perjuangan. seperti halnya sebuah ibu-kota, yogyakarta banyak menerima pelajar dari seluruh indonesia, dan ikut ber-partisipasi dalam pembangunan negara yg baru merdeka. Hampir 20% penduduk produktifnya adalah pelajar dan terdapat 137 perguruan tinggi.Perguruan tinggi yang dimiliki oleh pemerintah adalah Universitas Gajah Mada , inilah universitas negri pertama yg lahir pada masa kemerdekaan.
Destinasi di Yogyakarta
1. Kalibiru adalah nama sebuah desa sekaligus hutan wisata yang terletak di Kecamatan Kokap, Kulon Progo.
Desa dan Hutan Wisata Kalibiru, Kulon Progo Yogyakarta.Hutan Kalibiru lokasinya ada di area Perbukitan Menoreh. Berada pada ketinggian sekitar 450 mdpl, membuat kawasan ini memiliki udara yang sejuk dan segar karena belum tercemar oleh polusi udara.
2. Umbul Ponggok
Umbul Ponggok adalah salah satu tempat wisata di Klaten Jawa Tengah, yang sekarang ini lagi rame ramenya. Nama obyek wisata ini terdiri dua kata Umbul yang berarti mata air dan Ponggok adalah nama sebuah desa. Jadi jika diartikan secara langsung mempunyai arti mata air yang berada di desa Ponggok. Alamatnya berada pada jalan Ponggok – Polanharjo, Klaten. Untuk menuju lokasi umbul ini, kita bisa dari Jogja menuju ke Klaten, Setelah melewati kota Klaten, di kanan jalan ada terminal Penggung. Terminal Penggung terdapat pada simpangan Traffic light menuju desa Ponggok, Wisatawan ambil jalan arah kekiri lalu lurus terus ikuti jalan sampai bertemu markas Koramil disebelah kiri jalan. Dari pertigaan tersebut kita belok kanan, dan kembali mengikuti jalan dan sekitar 2 kilometer, kita akan menemukan Umbul Ponggok yang terdapat dipinggir jalan.
Tempat ini berupa mata air yang dijadikan sebagai kolam besar yang bisa dijadikan tempat untuk snorkeling, berenang ataupun diving. Disini kita bisa melakukan hal tersebut karena disediakan tempat penyewaan alatnya seperti Snorkel, kaki katak dan juga pelampung. Jadi anda yang tidak bisa berenang, jangan khawatir untuk mencoba menceburkan diri ke kolam ini.
3. Taman Sari Yogyakarta
Taman Sari terletak sangat dekat dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 15 menit dari alun-alun utara keraton. Tempat ini dulunya merupakan tempat rekreasi bagi keluarga kerajaan sekaligus sebagai benteng pertahanan yang dibangun pada tahun 1758-1765 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I. Sekarang, Istana Air Taman Sari merupakan salah satu cagar budaya di YogyakartaIstana Air Taman Sari Yogyakarta mempunyai 4 kompleks, yaitu:
1. Danau buatan yang terletak di sebelah barat.
2. Pemandian Umbul Binangun, terletak di sebelah selatan danau buatan.
3. Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati, terletak di sebelah selatan Umbul Binangun.
4. Bagian sebelah timur yang memanjang dari Pemandian Umbul Binangun sampai Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati, merupakan danau dengan pulau buatan serta jembatan gantung dan kanal.
Dari keempat kompleks yang ada di Taman Sari Yogyakarta, hanya Pemandian Umbul Binangun saja yang masih dalam keadaan utuh, sedangkan tiga bagian yang lain sudah menjadi perkampungan penduduk yang dulunya merupakan abdi dalam Keraton Yogyakarta.
4. Candi Prambanan
Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.
Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda
5. Puncak Suroloyo
Puncak Suroloyo merupakan sebuah tempat yang ajib banget untuk menikmati sisi lain Jogja. Tidak, dari sini kita tidak bisa melihat bangunan-bangunan yang ada di kota Jogja seperti yang bisa kita lihat ketika berada lantai tinggi gedung bertingkat. Apa yang akan kita saksikan di Puncak Suroloyo jauh lebih keren
Puncak Suroloyo adalah bagian dari Perbukitan Menoreh yang membentang di pinggiran Jogja dan Jawa Tengah. Puncak ini merupakan tanah tertinggi yang ada ada perbukitan tersebut. Tingginya sekitar 2.000 mdpl. Dari ketinggian ini kita bisa menyaksikan pemandangan hijau sepanjang mata memandang, gunung-gunung, dan candi Borobudur.







0 komentar:
Posting Komentar